Buruh Intelektual

Table of Contents
buruh intelektual

Buruh otak, buruh pena,

menggali ilmu sepanjang masa.

Upah kecil jadi bekalnya,

hasilnya dipuja sang penguasa.


Buruh pikir, buruh bicara,

tenaga halus, kerja terasa.

Nama hilang, jejak pun sirna,

pejabat menepuk dada berjaya.


Buruh ilmu, buruh nalar,

hidup sederhana, jiwa terbakar.

Tulis sejarah, suara bergetar,

tapi upahnya sekadar lapar.


Buruh intelektual, nasibmu begini,

jadi lilin habis terbakar sendiri.

Menerangi ruang, menyingkap sunyi,

namun akhirnya lenyap tak dihargai.


CA Tuban, 10 Sep. 25

Posting Komentar