Awal Muhammad Muda Menerima Wahyu
Table of Contents
Ya Musthofa,
betapa berat amanah dari Tuhanmu,
ketika dalam hening gua Hira,
kau terdiam dalam bimbang,
adakah ini risalah sejati
atau sekadar bayang semu yang menipu hati?
Ya Musthofa,
keraguanmu dijawab cahaya,
saat Jibril menjelma manusia,
membentang di jagat raya,
menggetarkan langit dan bumi,
meneguhkan hatimu yang semula ragu.
Ya Musthofa,
amanah itu bukan sekadar titipan,
melainkan beban semesta,
risalah yang mengoyak adat nenek moyang,
yang telah lama berakar dalam jiwa kaummu.
Dan engkau—
dengan hati bergetar,
dengan tubuh menggigil,
menggendong risalah agung itu,
untuk menyeru umat,
dari gelap menuju cahaya,
dari kelam menuju rahmat.

Posting Komentar